Beri peringkat untuk posting ini

Candi Borobudur merupakan salah satu objek wisata yang terkenal di Jawa Tengah dan juga Yogyakarta. Ketika Anda berlibur ke kota gudheg ini, Anda wajib untuk berkunjung menikmati keindahan candi megah yang satu ini.

Candi bercorak Buddha terbesar di dunia ini menjadi salah satu warisan budaya Indonesia yang masih dilestarikan hingga kini. Letaknya yang berada di Kota Yogyakarta yang notabene banyak dikunjungi oleh para wisatawan membuat candi ini juga kerap kali dikunjungi.

Bagi Anda yang belum pernah berkunjung ke candi ini. Candi ini sendiri merupakan candi yang memiliki bentuk stupa dan didirikan oleh para penganut Buddha Mahayana kurang lebih 800-an masehi yang silam. Diketahui, bahwa Candi Borobudur ini memiliki enam buah teras yang berbentuk bujur sangkar dan di atasnya terdapat tiga buah pelataran melingkar. Di bagian dindingnya, dihiasi dengan 2.672 panel relief dan bangunan aslinya memiliki 504 buah arca Buddha.

Mengulas Berbagai Hal Seputar Lokasi Wisata

Candi Borobudur, Mengulik Peninggalan Bersejarah Di Magelang

Mengulik seputar candi ini, nama candi ini sendiri berasal dari kata bara yang merupakan bahasa Sansekerta yang berarti kompleks candi. Adapun kata biara dan kata budur berasal dari kata beduhur yang memiliki arti di atas. Jadi, dapat dikatakan bahwa arti nama Candi Borodubur adalah candi yang berada di atas bukit.

Candi ini berdiri di masa Kerajaan Syailendra dengan pendirinya Raja Mataram bersama dengan Samaratungga yang menganut agama Buddha. Candi ini dibangun dengan mengusung gaya Mandala yang mencerminkan alam semesta. Jika Anda menyaksikan kompleks candi dari luar, maka Anda akan mendapati dua bagian candi yaitu bagian luar terdapat gambaran alam dunia dan bagian pusta terdapat nirwana (surga).

Zona pertama disebut dengan Kamadhatu yang merupakan alam dunia dan terdiri dari 160 relief. Relief tersebut menggambarkan sifat-sifat manusia, seperti membunuh, merampok, menyiksa, memfitnah, dan lain sebagainya. Zona kedua adalah Rupadhatu yang memiliki 328 patung Buddha dan terdiri dari 1300 relief yang berupa Gandhawyuha, Lalitawistara, Jataka, dan Awadana.

Baca Juga : Mengisi Liburan ke Candi Plaosan Yogyakarta, Wisata Sejarah yang Melambangkan Cinta

Pada zona ketiga disebut dengan Arupadhatu yang diartikan sebgaai alam tertinggi. Zona ini terdiri dari tiga serambi yang berbentuk lingkaran dan mengarah ke kubah di bagian pusat atau stupa yang menggambarkan kebangkitan dunia. Rapadhatu memiliki 72 stupa yang membentuk lingkaran yang berlubang, lonceng terbalik, dan di dalamnya terdapat patung Buddha yang mengarah ke bagian luar candi. Hal unik lainnya adalah Anda bisa menikmati sunset dan sunrise yang indah dari atas candi ini.

Hal yang Dapat Dilakukan di Lokasi Wisata

Candi Borobudur, Wisata Budaya Peninggalan Sejarah

Berikut beberapa hal yang dapat Anda lakukan di kawasan wisata bersejarah ini, antara lain sebagai berikut:

  • Mempelajari sejarah mengenai latar belakang terciptanya wisata ini.
  • Berjalan-jalan santai di sekitar kompleks candi.
  • Berfoto di lokasi candi.
  • Piknik bersama dengan keluarga di kala libur.
  • Photo session.
  • Menyaksikan kemegahan wisata.

Alamat Lokasi Wisata Candi Borobudur

Lokasi candi ini tepatnya berada di Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Meski tak berada langsung di pusat Kota Yogyakarta. Akan tetapi destinasi wisata ini juga menjadi destinasi wisata hits yang kerap kali dikunjungi oleh para wisatawan.

Rute Jalan Menuju ke Lokasi Wisata

Jika Anda berangkat menuju ke candi ini, Anda bisa berangkat dari pusat Kota Yogyakarta dengan menuju ke arah Kecamatan Borobudur. Selain itu, jika Anda bertolak dari arah Yogyakarta Anda bisa menaiki bus Trans Jogja jalur A yang menuju ke arah Jombor. Sampai di daerah Jombor, Anda harus berganti bus jurusan Jombor menuju ke arah candi.

Harga Tiket Masuk ke Lokasi Wisata

Ketika berkunjung ke kawasan candi ini Anda akan dikenakan biaya yang berbeda-beda tergantung dari usia dan juga kewarganegaraannya. Bagi pengunjung dalam negeri (dewasa) akan dikenakan biaya Rp 30.000. Kemudian bagi pengunjung dalam negeri (anak-anak) akan dikenakan biaya Rp 12.500. Selain itu, bagi pengunjung dari mancanegara akan dikenakan biaya sebesar 15 dollar (umum) dan 8 dollar (pelajar).

Baca Juga : Gumuk Pasir Parangkusumo, Replika Padang Sahara di Kota Yogyakarta

Fasilitas yang Disediakan

Cukup banyak fasilitas yang disediakan oleh pihak pengelola candi ini, antara lain toilet, tempat ibadah, warung makan, warung telekomunikasi, rumah makan, toko souvenir, toko oleh-oleh, dan masih banyak lagi. Ketika Anda berkunjung, maka sejumlah fasilitas tersebut dapat Anda nikmati.

Tips Berwisata

Mengingat tempat ini hampir selalu ramai dan memerlukan tenaga ekstra untuk mengelilinginya, maka berikut terdapat sejumlah tips berwisata penting yang harus Anda taati, seperti :

  • Dilarang berkata-kata kotor atau melakukan tindakan asusila lainnya di sekitar kompleks candi.
  • Menjaga norma kesponan selama berada di kompleks candi.
  • Selalu menjaga kebersihan kompleks candi.
  • Membawa payung jika berkunjung di siang hari.
  • Membawa kamera yang berkualitas.
  • Mengenakan alas kaki yang nyaman dikenakan.
  • Menggunakan sunblock untuk penangkal sinar matahari.
  • Membawa makanan ringan dan minuman.
  • Membawa barang bawaan seperlunya.
  • Selalu berhati-hati ketika menaiki anak tangga.
  • Mengawasi barang bawaan Anda.
  • Mengawasi putra-putri Anda selama berada di kompleks candi.
  • Menyiapkan fisik dan memastikan bahwa kondisi tubuh sedang fit.

Bagi Anda yang dalam waktu dekat berencana berkunjung ke Kota Yogyakarta atau ke Magelang, maka Anda wajib untuk berkunjung ke candi terbesar yang ada di dunia ini. Bagi Anda yang pertama kali kesana, pasti akan dibuat takjub dengan kemegahan dan keindahan candi bercorak Buddha yang satu ini.

Baca Juga : Candi Pawon, Tempat Berlibur Di Magelang

Dijamin Anda akan mendapatkan banyak foto menarik ketika menjadikan candi ini sebagai latar belakang foto Anda. Maka, jangan sampai melewatkan sensasi dan pengalaman berkunjung ke destinasi wisata bersejarah yang satu ini.