Candi Plaosan Yogyakarta, Wisata Sejarah yang Melambangkan Cinta

//Candi Plaosan Yogyakarta, Wisata Sejarah yang Melambangkan Cinta

Siapa yang belum mengetahui kisah dibalik berdirinya Candi Plaosan. Candi ini rupanya menjadi bukti bahwa cinta di atas perbedaan mampu disatukan berkat kekuatan cinta. Candi yang letaknya berada di Jawa Tengah ini sendiri dibangun oleh Rakai Pikatan, yang beragama Hindu sebagai persembahan bagi permaisuri yang sangat ia cintai bernama Pramodyawardani, yang beragama Buddha.

Perbedaan keyakinan di antara keduanya rupanya tak menghalangi cinta kasih mereka berdua. Siapa sangka jika perbedaan tersebutlah yang membuat sebuah candi nan cantik ini berdiri kukuh hingga saat ini. Bagi Anda yang belum mengetahuinya kompleks candi ini terbagi menjadi dua sisi, yaitu sisi lor dan sisi kidul. Pahatan-pahatan yang terdapat di candi ini sendiri terbilang halus persis dengan yang ada di Candi Borobudur, Candi Sari, dan Candi Sewu.

Sekilas Informasi Mengenai Candi Plaosan

Candi Plaosan

Membahas lebih lanjut mengenai Candi Plaosan, candi yang satu ini dikenal dengan sebutan Kompleks Plaosan. Candi ini sendiri bercorakkan Buddha dan berjarak sekitar 1,5 meter dari arah Candi Prambanan. Dan dikelilingi oleh parit berbentuk persegi panjang beurkuran 440 meter x 270 meter. Lebarnya sendiri sekitar 10 metre dengan kedalaman 2,5 meter.

Baca Juga, Candi Sambisari Yogyakarta, Menyusuri Misteri Sejarah Agama Hindu

Selain dikelilingi oleh parit, candi ini juga dikelilingi dengan pagar berukuran 460 meter x 290 meter. Keistimewaan dari candi ini sendiri adalah arsitektur bangunannya yang bercorak Buddha, namun juga dicampur dengan corak Hindu. Lanjut membahas mengenai sejarah candi ini, candi ini dibangun diawali dengan keinginan Rakai Pikatan menikahi Pramodyawardani. Meski perbedaan keyakinan di antara keduanya mendapatkan penolakan dari berbagai pihak. Akan tetapi atas dasar cinta mereka yang kuat, Rakai Pikatan tetap menikahi Pramodyawardani menjadi istrinya.

Candi inilah yang digunakan sebagai lambang cinta dari Rakai Pikatan kepada Pramodyawardani. Relief di candi ini menggambarkan sosok laki-laki yang dikagumi Pramodyawardani dan sosok perempuan yang dicintai Rakai Pikatan.

Mitos yang berkembang dari waktu ke waktu adalah bagi setiap pasangan yang berkunjung ke candi ini, maka senantiasa hubungannya akan langgeng. Akan tetapi berbeda dengan mitos dari Candi Prambanan yang mengatakan bahwa pasangan yang datang ke candi ini akan tercerai berai atau berpisah.

Hal yang Dapat Dilakukan di Candi Plaosan

Siapa sangka jika di candi yang ukurannya tidak lebih besar dari Candi Pambanan maupun Candi Borobudur, ini bisa dijadikan sebagai tempat untuk melakukan banyak aktivitas sebagai berikut:

  • Kontemplasi

Bagi Anda yang mencari suasana tenang dan rileks, maka Anda bisa berkunjung ke candi ini. Disana Anda bisa menenangkan diri dan mengatur ulang hidup Anda dengan baik. Suasana yang tenang jauh dari hiruk pikuk perkotaan, udara yang sejuk, dan angin yang bertiup sepoi-sepoi akan membuat Anda rileks sejenak.

  • Berlari-lari di sekitar candi

Bagi Anda yang menyukai olahraga jogging mungkin bisa memanfaatkan halaman kompleks candi untuk berlari-lari kecil. Lokasi pemandangan alam yang masih asri menjadi pemandangan menarik yang sayang jika dilewatkan.

  • Menyaksikan sunset dan sunrise

Bagi Anda yang sangat suka berburu sunset dan sunrise, maka Anda bisa berada di candi ini untuk menikmatinya secara gratis. Dijamin pemandangan sunset dan sunrise dari candi ini akan mempesona mata Anda.

  • Hunting foto

Bagi Anda yang suka berfoto atau memotret, maka Anda bisa menjadikan lokasi ini sebagai lokasi Anda hunting foto. Tak jarang juga lho yang menjadikan candi ini sebagai spot prewedding.

  • Bersepeda santai

Jika Anda kurang suka berlari, maka Anda bisa bersepeda santai di sekitar kawasan candi ini. Anda bisa bersepeda sambil menikmati pemandangan yang ada.

Baca juga, Gembira Loka Zoo, Wisata Keluarga yang Menarik di Kota Gudeg

Lokasi Wisata Candi Plaosan

Candi Plaosan

Alamat lokasi wisata ini berada di Dukuh Plaosan, Desa Bugisan, Prambanan, Jawa Tengah. Namun karena lokasinya yang berdekatan dengan Candi Prambanan dan dekat dengan Kota Yogyakarta, maka banyak yang menyebutnya bagian dari Kota Yogyakarta.

Rute Perjalanan Menuju ke Lokasi Wisata

Meski letaknya berada di tengah-tengah sawah dan ladang penduduk sekitar, akan tetapi lokasi ini banyak dilalui oleh kendaraan umum. Akses menuju ke Candi Plaosan terbilang cukup mudah, anda hanya tinggal menyusuri Jalan Solo – Jogja hingga ke Candi Prambanan. Di perempatan menuju ke dalam Candi Prambanan, berbeloklah ke arah utara dan susuri saja jalanan tersebut. Nanti Anda akan menemukannya di sebelah kanan jalan.

Selain itu anda bisa menaiki bus kota jurusan Solo-Jogja dan turun di Terminal Prambanan atau Bus Trans Jogja, rute 1A/2A dan turunlah di Halte Prambanan. Setelah itu, Anda bisa berjalanan kaki, menumpang ojek, atau delman. Bila ingin lebih praktis lagi, Anda dapat menyewa mobil di Yogyakarta.

Baca Juga, Candi Sewu Jogja, Petilasan Sejarah yang Sempat Terlupakan

Harga Tiket Masuk ke Kawasan Candi Plaosan

Harga tiket masuk ke candi ini sendiri terbilang cukup murah, yaitu hanya di banderol sekitar Rp 3.000 saja. Candi ini beroperasional setiap harinya mulai pukul 09.00 – 05.00 WIB.

Hal terpenting lainnya, jangan lupa Anda membawa kamera untuk mengabadikan setiap momen Anda di sana. Itulah tadi ulasan singkat mengenai candi nan cantik yang satu ini. Jika Anda ingin berlibur ke Kota Yogyakarta jangan lupa untuk mampir ya.

By |2019-04-17T06:48:51+07:00April 9th, 2019|Tempat Wisata|0 Comments

Leave A Comment

× Reservasi