Candi Sewu Jogja, Petilasan Sejarah yang Sempat Terlupakan

//Candi Sewu Jogja, Petilasan Sejarah yang Sempat Terlupakan

Daerah Istimewa Yogyakarta menyimpan beragam keanegaragaman budaya di dalamnya. Tidak hanya wisata keraton yang ditawarkan oleh Yogyakarta, namun juga wisata candi banyak tersebar di provinsi ini. Candi-candi ini umumnya tersebar di wilayah sebelah utara Jogja. Hal tersebut menunjukkan bahwa pusat peradaban kerajaan Mataram kuno dulunya berada di wilayah utara Yogyakarta. Salah satu wisata budaya candi Budha yang berada di Yogyakarta adalah Candi Sewu.

Candi Sewu adalah salah satu candi Budha terbesar kedua yang ada di Indonesia setelah Candi Borobudur. Candi ini dibangun pada masa pemerintahan Rakai Panangkaran di abad ke delepan Masehi. Raja Rakai Panangkaran merupakan salah satu raja terkenal Kerajaan Mataram Kuno. Nama asli candi ini adalah “Prasada Vajrasana Manjusrigrha”. Nama ini diketahui dari Prasasti Kelurak yang dibuat tahun 782 dan Prasasti Manjusrugrha yang dibuat tahun 792. Kedua prasasti ini ditemukan di tahun 1960. Arti Prasada sendiri yaitu kuil, sementara Vajrasana memiliki makna intan bertahta, dan Manjusrigrha memiliki arti rumah Manjusri.

Sekilas Informasi Mengenai Candi Sewu

Kompleks Candi Sewu berada di satu areal wisata Candi Prambanan. Candi ini terdiri atas satu candi utama, delapan candi apit, dan 240 candi perwara (candi pendamping). Diameter bangunan candi utama yaitu 28 meter dengan tinggi 30 meter. Ruang Garbhagriha besar dikelilingi oleh empat kamar kecil yang menjorok keluar dan berada di poros tengah candi. Setiap ruang mempunyai tangga dengan susunan stupa. Candi ini memiliki pintu di setiap penjuru mata angin yang dijaga delapan patung Drawapala.

Baca juga, Cave Tubing Goa Pindul, Menyusuri Keindahan Sungai Bawah Tanah

Usia candi ini sendiri lebih tua dibandingkan candi Prambanan dan Candi Borobudur. Meski jumlah candi hanya sebanyak 249 candi, namun candi ini populer dikenal dengan nama “Sewu” atau seribu dalam Bahasa Indonesia. Kata seribu berkaitan erat dengan legenda Loro Jonggrang dalam pembangunan kawasan candi ini.

Ada beberapa hal yang bisa anda lakukan di kawasan wisata ini. Anda dapat mengambil foto baik swafoto maupun foto candi ketika berkeliling. Anda juga bisa mengunjungi museum candi yang menceritakan tentang sejarah pemugaran candi dari mulai pemugaran candi induk, candi api beserta candi perwara.

Anda juga bisa menikmati pagelaran Sendratari Ramayana setiap hari Selasa, Kamis, serta Jumat. Pertunjukkan yang ditampilkan meliputi tari, musik jawa dan drama. Pagelaran dimulai pada pukul 19.30 – 21.30 WIB. Anda perlu membayar biaya tiket berbeda dari tiket masuk kawasan wisata untuk menikmati pertunjukkan ini.

Lokasi Candi Sewu Yogyakarta

Kawasan candi ini berlokasi tepat di samping Jalan Candi Sewu. Lebih jelasnya candi ini berada di Dukuh Bener, Desa Bugisan yang berada di Kecamatan Prambanan, Klaten, Jawa Tengah. Candi ini berada di kompleks wisata Candi Prambanan, sekitar 800 meter sebelah utara dari Jalan Jogja-Solo.

Rute yang dapat anda tempuh dari pusat kota Jogja sangat bermacam-macam. Jika anda ingin menaiki bus Trans Jogja, anda bisa mengambil jalur 1A maupun 2A. Setelah menaiki bus jalur ini anda tinggal memilih turun di halte Prambanan kemudian bisa dilanjutkan dengan naik becak maupun jalan kaki. Apabila anda berangkat dari sebelah timur, baik dari Kota Solo maupun arah Klaten, anda tinggal menaiki bus ke arah Yogyakarta kemudian turun di Terminal Prambanan. Jika ingin mengunjungi Candi Sewu dengan lebih mudah, Anda dapat menyewa kendaraan di jasa sewa mobil sekitar Yogyakarta.

Harga Tiket Masuk dan Jam Buka

Harga tiket masuk ke dalam areal Candi Sewu menjadi satu dengan tiket kawasan Taman Wisata Candi Prambanan. Untuk berkeliling di seluruh areal candi, anda cukup membayar tiket masuk sebesar Rp 30.000/orang untuk wisatawan domestik dewasa, Rp 12.500 untuk wisatawan domestik anak, dan USD $18 untuk wisatawan asing. Candi ini dibuka setiap hari dari pukul 6 pagi hingga 5 sore.

Baca juga, Goa Tanding, Lokasi Wisata Bawah Tanah Menajubkan di Gunung Kidul

Fasilitas Tempat Wisata

Beberapa fasilitas yang disediakan, antara lain:

  1. Toilet/Kamar Mandi

Terdapat banyak toilet umum yang disediakan oleh pihak pengelola di dalam areal wisata. Anda tinggal mengikuti papan petunjuk arah untuk mencari tahu lokasi toilet umum atau bertanya ke petugas yang berjaga.

  1. Area Parkir Luas

Anda yang membawa kendaraan pribadi seperti sepeda motor maupun mobil, anda bisa memarkir kendaraan pribadi di area parkir yang sudah disediakan. Area parkir yang ada cukup luas bahkan dapat menampung bis-bis besar yang membawa rombongan wisatawan. Tiket parkirnya juga murah, yaitu hanya Rp 2.000 untuk sepeda motor dan Rp 5.000 untuk mobil.

  1. Mushola

Pengelola wisata juga sangat peduli dengan kebutuhan wisatawan muslim yang perlu menunaikan ibadah sholat ketika mengunjungi candi. Anda tinggal mendatangi mushola di dalam lokasi wisata untuk melaksanakan ibadah.

  1. Sewa Penginapan

Terdapat beberapa penyewaan penginapan yang berada di sekitar areal lokasi wisata. Penyewaan penginapan juga ada yang disediakan oleh masyarakat sekitar candi.

  1. Panggung Penampilan

Terdapat panggung penampilan yang disediakan di areal komplek wisata yang biasanya menampilkan acara-acara seperti Sendratari Ramayana.

Berkunjung ke candi bersama teman dan keluarga merupakan pilihan berwisata yang menarik untuk dilakukan. Kondisi candi ini sendiri cukup ramai terutama saat hari libur dan sore hari, meskipun pengunjung tidak sampai harus berdesak-desakan. Namun, anda tetap tidak boleh teledor terhadap barang bawaan.

Baca juga, Gunung Ireng Srumbung, Spot Hunting Sunrise Terbaik di Jogja

Barang bawaan seperti tas, dompet dan smartphone harus selalu berada di jangkauan anda. Jangan meninggalkannya sembarangan. Awasi juga anak-anak selama berkeliling di areal candi. Jangan sampai anak-anak terpisah dari pengawasan orang dewasa.

Itulah beragam keasyikan yang ditawarkan oleh candi Budha kedua terbesar di Indonesia yang berada di areal kompleks candi Prambanan. Segera rencanakan kunjungan anda bersama keluarga ke candi ini.

By |2019-04-17T07:00:22+07:00April 8th, 2019|Tempat Wisata|0 Comments

Leave A Comment

× Reservasi