Kehadiran desa wisata yang turut berperan serta menambah pilihan destinasi wisata para wisatawan tentu menjadi oase dan membawa banyak manfaat dalam bidang pelestarian budaya dan lingkungan. Pada umumnya desa-desa wisata ini hadir dengan menawarkan panorama keindahan dan suasana khas pedesaan dengan lingkungan persawahannya yang asri dan nilai-nilai tradisi budayanya.

Desa Wisata Gamplong mengambil konsep yang berbeda dan cukup unik yang pada akhirnya tempat wisata ini banyak dikunjungi para wisatawan yang penasaran dengan keunikan dan daya tariknya. Tempat wisata ini, selain menghadirkan wisata minat khusus untuk belajar tentang berbagai macam kerajinan, terdapat pula sebuah studio alam yang diberi julukan “Mini Hollywood”.

Daya Tarik dan Keunikan Desa Wisata Gamplong

Desa Wisata Gamplong

Desa Wisata Gamplong merupakan salah satu destinasi desa wisata yang sudah terkenal sejak 1950-an akan barang-barang kerajinannya. Baru-baru ini di desa ini dibangun sebuah studio alam yang sangat menarik dan menjadi ramai pengunjung karena spot fotonya yang menarik. Berikut ini beberapa keunikan dan daya tarik yang ditawarkan Desa Wisata Gamplong:

  • Gamplong Studio Alam Sleman

Tempat ini diberi julukan “Mini Hollywood” karena merupakan lokasi syuting film Sultan Agung The Untold Love Story karya Hanung Bramantyo. Para pengunjung yang datang akan disuguhkan sebuah setting pada abad ke-16 dan 17 yang dibangun di atas tanah kas milik desa.

Baca Juga, Resoinangun Garden, Taman Bunga dengan Nuansa Alam Hijau

Beberapa bangunan didirikan secara semi permanen seperti rumah-rumah Jawa Kuno yang terbuat dari anyaman bambu, kandang sapi dan gerobak kayunya, Pendopo Ageng Keraton Karta, Pendopo Alit Keraton Karta, Gerbang Keraton Karta Kerajaan Mataram, Benteng Hollandia dan Batavia, Kampung Pecinan masa lampau, dan Kawasan Kampung Mataram.

Bangunan dan setting yang awalnya dibuat untuk keperluan syuting pun akhirnya dihibahkan kepada pemerintah daerah dan akhirnya dikembangkan menjadi salah satu destinasi wisata baru. Meskipun baru mulai dibangun pada Oktober 2017 lalu, tempat wisata ini mendapat antusias dari masyarakat yang begitu besar.

Lokasinya yang berada jauh dari kebisingan membuat para wisatawan akan dapat menikmati kehidupan pedesaan yang tenang dengan alamnya yang asri secara langsung. Para pengunjung yang datang pun bisa sekaligus belajar tentang budaya dan sejarah dengan melihat setiap sudut bangunan tempo dulu di sini.

  • Pusat Kerajinan Tenun

Berada di desa wisata ini, para wisatawan yang datang akan melihat bagaimana warga setempat menenun kain lurik, stagen, dan kerajinan lainnya dengan terampil dan telaten. Mereka menenun dengan menggunakan Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM). Selain melihat dan berbelanja di 15 toko tenun di sini, para pengunjung juga bisa belajar menenun atau merajut langsung bersama dengan ahlinya.

  • Pusat Kreativitas dan Kerajinan Tangan

Selain terkenal dengan kerajinan tenunnya, penduduk yang tinggal di desa ini juga terkenal dengan keahliannya dalam memanfaatkan bahan alam untuk menjadi produk yang siap ekspor. Mereka mampu memanfaatkan lidi kelapa, eceng gondok, akar wangi, dan mending menjadi produk-produk seperti tas, aksesoris, dompet, tikar, gorden, dan lain-lain. Hasil karya penduduk di sini lah yang akhirnya menghiasi toko-toko souvenir, pusat oleh-oleh baik yang ada di Jogja maupun pesanan pembeli dari luar kota bahkan luar negeri.

Baca Juga, Kosakora, Menikmati Keindahan Pantai dari Atas Bukit

Fasilitas yang Tersedia di Desa Wisata Gamplong

Desa Wisata Gamplong

Sebagai tempat wisata yang pamornya sudah sampai di dunia internasional dan bahkan banyak dikunjungi wisatawan mancanegara, pengelolaan di desa ini pun bisa dikatakan sangat memadai. Beberapa fasilitas yang bisa digunakan para wisatawan yang sedang berkunjung di sini, di antaranya:

  • Rumah joglo untuk workshop dan belajar menenun
  • Gallery yang memajang hasil karya para perajin
  • Spot foto yang menarik
  • Penginapan yang nyaman
  • Kereta mini yang digunakan untuk berkeliling desa wisata yang dapat menampung hingga 32 penumpang

Rute dan Lokasi

Lokasi Desa Wisata Gamplong berada di Gamplong, Sumberrahayu, Moyudan, Sleman, Yogyakarta dengan jarak sekitar 16 kilometer dari pusat Kota Jogja dan dapat ditempuh dalam waktu kurang lebih 30 menit. Pengunjung bisa memanfaatkan jasa sewa motor vario maupun sewa mobil innova yang biasanya ditawarkan agen-agen tur untuk sampai di lokasi ini.

Rute yang bisa dilewati adalah dari pusat Kota Jogja – lurus menuju Jalan Raya Wates km 15 – ambil arah utara setelah pertigaan Klangon – lurus hingga bertemu jembatan rel kereta api – belok kanan sampai ketemu lapangan – ambil arah ke kiri – lurus terus hingga 300 meter sampai menemukan rumah joglo yang menjadi tempat workshop dan paguyuban.

Harga Tiket Masuk

Menghabiskan waktu libur untuk datang ke Desa Wisata Gamplong ini, tentu akan menjadikan hari liburmu menjadi lebih bermanfaat dan bermakna. Hingga saat ini, untuk memasuki Gamplong Studio Alam para pengunjung tidak dikenakan tarif biaya namun para wisatawan bisa memasukkan sumbangan dana seikhlasnya untuk kebersihan.

Baca Juga, Taman Budaya Jogja, Tempat yang Asyik Dikunjungi Saat Weekend Tiba

Gamplong Studio Alam ini buka setiap hari mulai dari pukul 08.00 – 17.00 WIB dan dibuka untuk umum. Untuk menikmati fasilitas yang ada di sini, para wisatawan bisa memanfaatkan paket wisata 1 hari yang biasanya ditawarkan oleh agen-agen wisata atau dengan menghubungi langsung pihak pengelolanya.