Gereja Sayidan Yogyakarta, Wisata Artistik Eropa Klasik Eropa Klasik
5 (100%) 1 vote[s]

Jogja dikenal memiliki beragam pilihan pariwisata dari mulai wisata alam, wisata sejarah, budaya, kuliner dan edukasi. Anda dapat menemukan beragam jenis wisata dari mulai harga tiket masuk yang gratis hingga puluhan ribu. Salah satu pilihan wisata bebas biaya terbaik yang ada di pusat kota Jogja adalah Gereja Sayidan. Di gereja ini Anda dapat bebas mengambil foto ikonik sebanyak-banyaknya tanpa dipungut biaya sepeserpun.

Gereja Sayidan merupakan simbol ikonik bangunan yang menyerupai gereja yang ada di wilayah Prawirodirjan Jogja. Arsitektur yang disematkan pada bangunan ini cukup klasik yaitu mengikuti gaya Eropa abad pertengahan. Karena itulah bangunan ini pun dipilih oleh banyak orang untuk berfoto karena foto latar yang dihasilkan sangat bagus.

Sekilas Informasi Mengenai Gereja Sayidan Yogyakarta

Sekilas-Gereja-Sayidan

Siapa yang menyangka bahwa bangunan yang dikenal dengan sebutan gereja ini sebenarnya hanya rumah tempat tinggal biasa. Meski terlihat tua, namun sebenarnya usia bangunan ini bahkan belum mencapai setengah abad. Rumah ini sebenarnya dibangun pada tahun 1979 oleh keluarga etnis Tionghoa yaitu R. Petrus Haryono atau Thientikhien, seorang pembatik yang masih memiliki kekerabatan dengan keraton Yogyakarta.

Istri beliau, Ny Esther Widyo Wanandyo memiliki kekerabatan dengan Keraton Solo. Pasangan ini memiliki anak bungsu KRT Thomas Haryonagoro yang kemudian merenovasi bangunan ini menjadi bergaya gothik hingga sekarang.

Baca juga, Plengkung Wijilan, Gerbang Surga Malam Hari Kota Jogja

Lokasi Gereja Sayidan

Gereja Sayidan berlokasi di Prawirodirjan Gondomanan, Yogyakarta. Jika Anda ingin mengunjungi gereja ini, Anda harus menyusuri jalanan kecil karena lokasinya berada di tengah perkampungan. Rute yang dapat Anda lalui dari gudeg Wijilan adalah berjalan menyusuri Jalan Ibu Ruswo.

Ketika tiba di jalan kembar Brigadir Jenderal Katamso, ambil jalan ke kanan yang berada di depan Bank Sinarmas, lalu belok ke Jalan Lobaningratan di sebelah kiri. Gereja gothic sayidan berada di belakang Polsek Gondoman.

Apakah Ada Biaya Tiket Masuk?

Bangunan ini sebenarnya tidak dibuka untuk umum sehingga Anda hanya dapat menikmati bangunannya dari luar. Anda dapat mengambil foto di Gereja Sayidan kapanpun Anda mau dari luar bangunan. Anda tidak perlu membayar biaya tiket masuk karena area sekitar bangunan ini terbuka untuk umum. Namun tentu saja Anda tidak dapat masuk ke dalam bangunan karena bangunan selalu digembok dari luar.

Daya Tarik Gereja Gothic Sayidan

Daya-tarik-Gereja-Sayidan

Berikut beberapa dayatarik yang dimiliki oleh gereja gothic ini, antara lain:

  1. Pernah Digunakan untuk Lokasi Shooting

Model bangunannya yang ikonik seperti arsitektur Eropa kuno membuat bangunan ini pernah digunakan untuk lokasi shooting artis papan atas. Salah satu artis yang pernah shooting di area sekitar bangunan ini adalah Ari Lasso.

  1. Arsitektur Bangunan

Arsitektur dari Gereja Gothic Sayidan ini memang tergolong sangat unik dan tidak biasa. Modelnya yang menyerupai gereja-gereja klasik di Eropa abad pertengahan membuatnya sangat menarik untuk dikunjungi.

  1. Penuh dengan Misteri dan Cerita Horor

Seperti umumnya bangunan yang ditinggalkan cukup lama, bangunan ini pun kental dengan cerita-cerita horror di dalamnya. Belum lagi kondisinya yang sudah cukup tua dan tidak terurus membuat desas-desus mengenai bangunan ini semakin santer terdengar. Kondisinya yang tertutup dan digembok dari luar juga semakin membuat orang penasaran.

  1. Menyerupai Gereja

Pada awalnya bangunan ini disangka merupakan peninggalan gereja masa lalu. Namun, siapa sangka kalau bangunan ini sebenarnya hanya rumah biasa. Hal ini tidak terlepas dari banyaknya tanda salib yang dipasang pada bagian depan rumah. Belum lagi terdapat patung Yesus berukuran cukup besar yang dipasang di bagian atap bangunan.

Baca juga, Tugu Pal Putih Jogja, Icon Kota yang Selalu Ramai di Malam Hari

  1. Bekas Pabrik Batik

Baru diketahui ternyata bangunan ini sebenarnya merupakan bangunan yang pernah digunakan untuk pabrik batik pada tahun 70-an. Dulunya bangunan ini digunakan untuk memproduksi batik yang menghasilkan kualitas sangat baik. Kabarnya, banyak tokoh dunia yang menggunakan batik hasil produksi dari tempat ini.

Tips Berkunjung untuk Traveler

Agar kegiatan berwisata menjadi semakin nyaman, berikut beberapa tips yang dapat Anda ikuti, antara lain:

  1. Banyak bertanya pada warga sekitar jika bingung mencari lokasi. Karena lokasi yang akan Anda kunjungi ini berada di tengah permukiman warga, maka sebaiknya Anda banyak bertanya pada warga sekitar jika kesulitas mencari lokasi. Hal ini dikarenakan menggunakan google maps kurang efektif ketika berada di area gang yang sempit.
  2. Jangan lupa pula mengisi ulang daya gadget sampai penuh sebelum bepergian. Anda tentunya tidak ingin melewatkan momen foto terbaik hanya karena kehabisan daya hp. Bila perlu bawa juga power bank, jaga-jaga apabila kehabisan daya di tengah jalan.
  3. Selama sesi berfoto dan mengeksplorasi, selalu jaga barang bawaan Anda seperti tas, dompet dan hp. Jangan sampai tertinggal dan sebagainya.
  4. Kunjungi tempat wisata di siang hari, saat ramai

Baca juga, Masjid Jogokariyan, Wisata Religi dan Budaya Kota Yogyakarta

Gereja Sayidan merupakan simbol ikonik yang berada di pusat kota Yogyakarta yang sangat sayang untuk dilewatkan. Anda dapat berfoto seolah-olah sedang berada di daerah Eropa dengan latar bangunan ini. Belum lagi biayanya yang murah meriah alias gratis, membuat bangunan ini menjadi salah satu spot foto terbaik yang ada di Jogja.