Gunung Nglanggeran, Menikmati Keunikan Peninggalan Gunung Api Purba

//Gunung Nglanggeran, Menikmati Keunikan Peninggalan Gunung Api Purba

Kabupaten Gunung Kidul yang berada di sudut daerah bagian selatan Yogyakarta, tampaknya tidak pernah kering dari opsi pariwisata alam yang ditawarkan. Wisatawan dapat menemukan wisata pantai dengan airnya yang masih jernih, wisata pegunungan karst, goa alam, serta wisata telaga buatan atau embung. Salah satu wisata pegunungan yang dapat anda temui di Kabupaten Gunung Kidul adalah Gunung Nglanggeran.

Gunung Nglanggeran merupakan salah satu ikon pariwisata utama yang ditawarkan oleh kawasan Gunung Kidul. Hal yang membuat unik dari keberadaan rangkaian gunung ini adalah bahwa gunung ini diklaim sebagai satu-satunya gunung api purba yang ada di Yogyakarta. Gunung ini dikelilingi oleh pemandangan hijau dari pepohonan, sawah dan perumahan warga. Anda dapat menikmati nuansa indah yang disajikan oleh pemandangan ini terutama di pagi ketika sunrise maupun sore ketika sunset.

Sekilas Mengenai Spot Wisata Gunung Nglanggeran

Spot Wisata Gunung Nglanggeran

Gunung Api Purba Nglanggeran diperkirakan telah berumur sekitar 60 hingga 70 juta tahun yang lalu. Gunung ini dulunya merupakan gunung api yang pernah aktif hingga kemudian gunung ini terbentuk akibat pembekuan magma. Gunung api purba ini terletak di ketinggian 200 hingga 700 mdpl.

Baca Juga, Alun Alun Utara Yogyakarta, Wisata Murah Meriah Wajib Anda Kunjungi

Secara penampakan, gunung ini adalah bongkahan raksasa batu andesit dengan tinggi sekitar 300 meter sementara panjang sekitar 800 meter. Selain usianya yang tua, menurut para ahli geologi, gunung ini memiliki nilai ilmiah yang tinggi. Untuk menambah daya tarik, pengelola juga menempatkan beberapa hiasan yang terbuat dari bebatuan di sekitar jalur pendakian. Hiasannya umumnya dalam bentuk ukiran seperti pameran peralatan manusia zaman batu, bahkan sampai dinosaurus.

Lokasi Wisata Gunung Nglanggeran

Lokasi objek wisata Gunung Nglanggeran terletak di Dusun Nglanggeran, Kecamatan Patuk, Gunung Kidul, Yogyakarta. Untuk mencapai lokasi wisata ini, dari pusat Kota Yogyakarta anda berkendara mengambil jalan Wonosari hingga sampai di Bukit Bintang.

Dari Bukit Bintang jalan terus hingga bertemu perempatan dan ambil belokan ke kiri. Ada beberapa petunjuk yang dipasang di jalanan, cukup ikuti petunjuk tersebut hingga tiba di stasiun relay beberapa televisi swasta. Jalan lurus hingga bertemu Puskesmas Pathuk kemudian ambil belokan ke kanan.

Dari sini anda akan tiba di Desa Nglanggeran. Apabila anda memilih menggunakan bis umum jurusan Jogja-Wonosari, anda bisa naik bis ini dari Perempatan Ketandan ataupun dari Terminal Giwangan. Ambil perhentian di Pertigaan Polsek Patuk dan diteruskan menggunakan ojek. Jika ingin sampai ke wisata ini dengan mudah, Anda bisa menyewa mobil di agen penyewaan kendaraan Yogyakarta.

Baca Juga, Jembatan Gondolayu Jogja, Nongkrong Pinggir Jalan? No Problem

Harga Tiket Masuk ke Gunung Nglanggeran

Keindahan Gunung Nglanggeran

Harga tiket masuk saat pagi hari lebih murah dibanding harga tiket masuk malam hari ke Gunung Nglanggeran. Harga tiket masuk ke gunung di pagi hari yaitu Rp 7.000/orang sementara di malam hari Rp 9.000/orang. Harga tersebut adalah harga yang diterapkan untuk wisatawan lokal, sementara wisatawan asing dikenakan biaya tiket Rp 12.000/orang. Dibandingkan keindahan alam yang bisa anda dapatkan di puncak gunung maupun selama perjalanan, harga tiket masuk ini tentunya tidak ada apa-apanya.

Fasilitas di Sekitar Area Wisata

Berikut sejumlah fasilitas di area wisata, antara lain :

  1. Area Parkir

Areal parkir ini berada dekat dengan loker tiket masuk. Ukuran areal parkir cukup luas untuk menampung kendaraan pribadi para pengunjung kawasan wisata.

  1. Tempat Ibadah

Kini anda tidak perlu khawatir ketika datang masuk sholat dan harus menunaikan ibadah sholat wajib. Di sekitar lokasi parkir dan loker tiket terdapat mushola milik warga. Sayangnya lokasi mushola ini di bawah jalur pendakian. Sehingga jika anda masih berada di puncak dan harus melaksanakan sholat, anda bisa sholat di gazebo maupun langsung di tanah lapang.

  1. Toilet Umum

Pengelola menyediakan beberapa toilet umum di dekat loker penjualan tiket. Sayangnya jika anda sudah mencapai lokasi embung, tidak disediakan toilet umum yang bisa digunakan, sehingga anda harus turun ke bawah dulu untuk menggunakan toilet.

  1. Gazebo

Terdapat beberapa gubuk kecil atau gazebo yang disediakan di beberapa titik pendakian. Umumnya jumlah gazebo untuk setiap titik memang terbatas, namun mencukupi untuk anda beristirahat sementara sebelum melanjutkan perjalanan.

  1. Home Stay

Masyarakat sekitar gunung api purba mulai berbenah di akhir tahun 2015 dengan membuka home stay di rumahnya bagi para wisatawan yang perlu menginap. Home stay yang ditawarkan berkisar 80 dengan daya tampung berkisar 280 orang.

Berwisata tidak lengkap tanpa membawa kamera untuk mengabadikan setiap momen yang anda lewati. Anda dapat menggunakan kamera smartphone maupun kamera DLSR. Perlu diingat bahwa aktivitas di gunung ini akan didominasi oleh aktivitas fisik berupa jalan kaki, maka gunakanlah alas kaki yang nyaman seperti sandal gunung ataupun sepatu khusus mendaki. Sebelum mendaki, bawalah serta air mineral secukupnya agar tidak kekurangan cairan.

Baca Juga, Situs Warungboto, Wisata Sejarah dengan Gaya Arsitektur Unik

Demikianlah penjelasan singkat beserta beragam keasyikan yang ditawarkan oleh ikon wisata utama Gunung Kidul. Segera rencanakan jadwal perjalanan anda ke gunung purba di Yogyakarta ini. Anda akan disambut dengan hamparan lembah hijau subur dan gugusan gunung batu.

By |2019-04-17T06:39:28+07:00April 10th, 2019|Tempat Wisata|0 Comments

Leave A Comment

× Reservasi