Beri peringkat untuk posting ini

Mengenalkan alam mulai dari kecil diharapkan dapat menumbuhkan rasa cinta akan lingkungan, salah satunya bisa dengan belajar di Kampung Edukasi Watu Lumbung. Kampung edukasi yang lokasinya berada dekat dengan Parangtritis ini menyuguhkan keindahan dari ketinggian sekaligus menyimpan nilai-nilai edukasi. Tempat wisata ini sangat cocok untuk menjadi pilihan destinasi paket wisata bersama Pantai Parangtritis.

Banyak yang tidak menyangka bahwa di balik eksotisme keindahan Bukit Watu Lumbung yang terkenal dengan hutan jatinya ini terdapat sebuah kampung edukasi. Kampung ini banyak memanfaatkan pohon-pohon jati yang kemudian dibangun dalam bentuk rumah-rumah sederhana. Kerja keras Muhammad Boy Rifai yang ingin memberdayakan potensi masyarakat sekitar pun kini membuahkan hasil.

Hal-hal Menarik di Kampung Edukasi Watu Lumbung

Selain belajar, pemandangan alam yang indah dari ketinggian menjadi daya tarik lain dari kampung edukasi ini. Berikut ini hal-hal menarik dan keunikan yang terdapat di Kampung Edukasi Watu Lumbung:

Pemandangan Alam Wisata Watulumbung

Eksotisme barisan pohon jati di Bukit Watu Lumbung

Tectona Grandis yang merupakan nama latin dari pohon jati tumbuh subur membentuk hamparan hutan di bukit ini. Pohon-pohon jati yang tegak membentuk barisan memenuhi bukit ini. Pemandangan hijau yang tampak subur ketika musim hujan pun menjadi eksotisme pemandangan yang begitu indah.

Tempat wisata keren lainnya: Pantai Watu Lumbung

Pemanfaatan pohon jati untuk bangunan dan furniture

Rumah-rumah sederhana yang tampak vintage yang dibangun di kampung edukasi ini hampir semuanya menggunakan konstruksi dari bambu dan pohon jati. Pohon-pohon jati digunakan sebagai tiang penyangga dari konstruksi bambu. Dari rumah-rumah atau gardu pandang inilah para wisatawan yang datang bisa bersantai sambil menikmati pemandangan yang ada.

Terdapat perpustakaan sederhana

Perpustakaan sederhana yang ada di sini semakin menguatkan nilai-nilai edukasi sebagai konsep yang diusung untuk kawasan wisata ini. Buku-buku yang ada di perpustakaan kampung edukasi ini ditaruh di lemari yang terdapat di gazebo atau rumah maupun di atas becak. Tentu akan menjadi pengalaman seru dan menyenangkan ketika bisa asyik membaca buku dengan suasana yang berbeda.

Mengajak pengunjung untuk melakukan kegiatan yang bernilai edukasi

Jangan kaget ketika datang ke sini Anda akan diajak belajar dan melakukan banyak aktivitas yang sarat akan nilai edukasi. Belajar menanam pohon, melayani sesama pengunjung, membaca buku minimal 25 menit, dan membantu memasak di dapur menjadi kegiatan seru di sini. Para pengunjung yang bersedia memberikan 3 buah buku layak baca untuk perpustakaan akan mendapat reward makanan, minuman, atau merchandise gratis.

Mencicipi kuliner sambil menikmati pemandangan

Menikmati suasana syahdu di kala senja akan semakin lengkap ketika bisa menikmati kuliner yang ada di sini. Tempat-tempat kuliner unik seperti Pusat Sate Kiloan, Lembayung, Kedai Susu, Kedai Wedangan, dan Alas Kuliner siap menemani aktivitas Anda di sini. Makanan dan minuman yang disediakan pun merupakan makanan khas tradisional yang sangat sayang untuk dilewatkan.

Menikmati panorama keindahan dari gardu pandang

Salah satu spot favorit para pengunjung di sini adalah sebuah gardu pandang yang sering digunakan untuk bersantai. Gardu pandang yang terbuat dari kayu ini memiliki meja, kursi, dan alas tikar untuk bersantai. Pemandangan Jembatan Kretek, Kali Opak, dan samar-samar garis Pantai Parangtritis pun dapat dinikmati di sini.

Menghabiskan malam sambil menikmati sajian musik akustik

Beberapa pengunjung memilih menghabiskan malam sambil menikmati sajian musik akustik yang digelar di tempat ini. Sehingga banyak yang memilih untuk mendirikan tenda dan berkemah bersama keluarga maupun teman-temannya. Suasana malam yang melankolis dengan udara yang segar ketika pagi hingga sore hari membuat para pengunjung enggan beranjak dari tempat ini.

Fasilitas yang Tersedia di Kampung Edukasi Watu Lumbung

Berikut ini beberapa fasilitas yang tersedia untuk mengakomodasi kebutuhan para wisatawan yang datang ke Kampung Edukasi Watu Lumbung:

  • Toilet
  • Mushola
  • Camping ground
  • Cottage
  • Perpustakaan
  • Gardu pohon
  • Gardu pandang atau gazebo untuk bersantai
  • Warung makan
  • Spot foto menarik

Rute dan Lokasi Wisata Edukasi Watu Lumbung

Kampung Edukasi Watu Lumbung berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Kretek, Duwuran, Parangtritis, Bantul, Yogyakarta. Lokasi ini hanya berjarak kurang lebih 4 kilometer dari Pantai Parangtritis dan dapat ditempuh dalam waktu kurang lebih 30 menit dari pusat Kota Jogja. Sangat disarankan untuk menggunakan kendaraan pribadi karena tidak tersedia kendaraan umum yang mengantar langsung ke lokasi wisata.

Bagi wisatawan yang datang dari luar kota bisa memanfaatkan jasa rental mobil lepas kunci di jogja atau sewa motor yang biasanya ditawarkan agen-agen perjalanan. Rute untuk menuju tempat wisata ini pun cukup mudah dan akses jalannya sudah cukup baik. Bagi yang bingung bisa memanfaatkan google maps atau menanyakan penduduk sekitar lokasi wisata ini.

Kawasan Wisata Watu Lumbung

Harga Tiket Masuk Kampung Edukasi Watu Lumbung

Pengunjung bisa datang kapan saja dan di jam berapa saja ke tempat wisata ini karena buka setiap hari selama 24 jam. Harga tiket masuknya pun cukup murah sekitar Rp 5.000,00 per orang. Biaya tambahan hanya dibutuhkan ketika ingin menikmati fasilitas seperti cottage, kuliner, serta camping ground.

KeteranganHarga
Tiket MasukRp 5.000,00

Jangan pergi dulu sebelum baca: Watu Goyang Mangunan

Tempat wisata ini menjadi pilihan yang tepat untuk menghabiskan akhir pekan bersama keluarga maupun teman-teman. Suasananya yang nyaman dengan udaranya yang segar banyak dicari pengunjung yang ingin refreshing melepas penat dari aktivitas sehari-hari. Kampung Edukasi Watu Lumbung seperti menjadi paket wisata 2 hari jogja komplit bagi siapa saja yang ingin lebih dekat dengan alam sekaligus belajar banyak hal.