Beri peringkat untuk posting ini

Indonesia merupakan negara yang kaya akan suku dan budayanya, sehingga belajar tentang budaya yang ada di negara ini tentu menjadi sesuatu hal yang sangat menarik. Ditambah lagi jika belajar budaya tersebut bisa dilakukan sambil berwisata.

Museum menjadi salah satu tempat wisata yang paling dicari untuk mencari tahu dan mempelajari tentang sejarah dan budaya suatu daerah tak terkecuali di Jogja. Kota Jogja yang selain terkenal sebagai kota pariwisata juga dikenal sebagai kota budaya yang sangat kaya dengan adat istiadat yang sampai sekarang ini masih menjadi tradisi di kalangan masyarakat.

Jogja memiliki salah satu wisata museum yang cukup unik karena di museum tersebut menyimpan berbagai koleksi menawan mengenai budaya Jawa sejak peninggalan Kerajaan Mataram. Museum Ullen Sentalu bahkan dinobatkan sebagai museum terbaik pilihan wisatawan karena nilai budayanya yang sangat kental dan fasilitasnya yang terbilang prima.

Baca Juga, De Arca Statue Museum, Wisata Kekinian yang Asyik di Yogyakarta

Mengulik Sejarah di Museum Ullen Sentalu

Sejarah Museum Ullen Sentalu

Selain melihat-lihat dan mempelajari berbagai peninggalan bernilai seni tinggi yang tersimpan di museum ini, para pengunjung pun akan disambut dengan hawa yang sejuk dengan kisaran suhu 15 – 25 derajat celcius.

Suasana yang cukup sempurna untuk menikmati liburan yang memiliki nilai edukasi dengan udara yang segar untuk me-refresh pikiran. Museum Ullen Sentalu memiliki arsitektur vernakuler yang unik karena menyatu secara langsung dengan alam serta dikelilingi rimbun pepohonan yang tampak asri.

Museum Ullen Sentalu sangat berbeda dengan museum-museum lainnya karena museum yang dikelola oleh sebuah perusahaan yang diprakarsai oleh Keluarga Haryono di bawah Yayasan Ulating Blencong ini mengembangkan paradigma baru.

Museum ini memiliki misi untuk mengumpulkan, mengkomunikasikan, dan melestarikan warisan seni dan budaya Jawa yang terancam pudar untuk menumbuhkan kebanggaan masyarakat. Maka sudah sewajarnya jika museum yang menempati sebuah gedung baru yang sengaja dibangun pada sebuah lahan kosong ini disebut sebagai jendela peradaban seni dan budaya Jawa.

Baca Juga, Museum Sasmita Panglima Jenderal Sudirman, Wisata Sejarah Istimewa

Ketika memasuki Museum Ullen Sentalu, para pengunjung akan diajak oleh pemandu wisata yang sangat berpengalaman menjelaskan isi museum secara rinci. Itulah alasan mengapa koleksi-koleksi yang terdapat di museum ini tidak diberi label sehingga para pengunjung pun tidak merasa bosan karena bisa mendengarkan penjelasan secara langsung dari tour guide. Koleksi-koleksi yang tersimpan di dalam museum ini pun terbagi menjadi beberapa ruang, yaitu sebagai berikut:

  • Ruang Selamat Datang merupakan ruang penyambutan tamu museum
  • Ruang Seni dan Gamelan menyimpan seperangkat koleksi gamelan yang dihibahkan oleh seorang pangeran Kasultanan Yogyakarta
  • Ruang Guwo Selo Giri merupakan ruang pamer lukisan tokoh-tokoh yang mewakili 4 figur Dinasti Mataram yang disimpan di dalam ruangan yang dibangun di bawah tanah
  • Kampung Kambang memiliki beberapa ruangan yang berdiri di atas sebuah kolam air dan terdiri dari beberapa ruang berikut:
  • Ruang Syair, menampilkan syair-syair yang ditulis oleh kerabat dan teman-teman GRAj Koes Sapariyam pada tahun 1939 – 1947
  • Royal Room Ratu Mas, merupakan ruangan yang dipersembahkan untuk permaisuri Sunan Paku Buwana X
  • Ruang Batik Vorstendlanden dan Ruang Batik Pesisiran yang menampilkan koleksi batik
  • Ruang Putri Dambaan yang menampilkan koleksi foto pribadi putri tunggal Mangkunegara VII dari kecil hingga menikah
  • Koridor Retja Landa, memamerkan koleksi arca dewa dan dewi Hindu dan Budha yang berasal dari abad 8 Masehi yang dapat dinikmati secara outdoor
  • Sasana Sekar Bawana, merupakan rumah bagi koleksi-koleksi lukisan para raja Mataram, lukisan tarian sakral Bedhaya Ketawang, dan lukisan serta patung dari gaya tata rias pengantin asli Yogyakarta

Fasilitas-fasilitas yang terdapat di museum ini pun terbilang sangat memadai yang mengakomodasi kebutuhan pengunjung. Para pengunjung bisa datang dan menikmati hidangan lezat di Restoran Beukenhof yang memiliki arsitektur sangat unik dengan ciri khas ghotic. Toilet dan mushola pun tersedia di museum yang lokasinya berada di lereng Gunung Merapi ini.

Rute dan Harga Tiket Masuk Museum Ullen Sentalu

Museum Ullen Sentalu, Wisata Bernilai Budaya di Yogyakarta

Museum Ullen Sentalu terletak di kawasan lereng Gunung Merapi tepatnya di Jalan Boyong km 25, Kaliurang Barat, Hargobinangun, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta yang jaraknya bisa ditempuh dalam waktu kurang lebih 1 jam dari pusat kota. Bagi wisatawan yang bingung bagaimana menuju ke tempat wisata ini, akan lebih praktis jika menggunakan jasa paket wisata dan tour yang biasanya ditawarkan oleh agen travel.

Baca Juga, Cave Tubing Goa Pindul, Menyusuri Keindahan Sungai Bawah Tanah

Berwisata di museum ini akan lebih seru jika datang bersama rombongan apalagi akan ada 1 tiket masuk gratis untuk setiap 25 tiket. Jika bingung bagaimana transportasi menuju ke sana, para wisatawan bisa mencoba sewa bus di beberapa agen penyewaan bus yang tersebar di Jogja.

Para wisatawan dapat berkunjung ke museum ini selama jam buka sebagai berikut:

  • Selasa – Jumat  : 08.30 – 16.00 WIB
  • Sabtu – Minggu : 08.30 – 17.00 WIB

Harga tiket yang ditawarkan berbeda antara pengunjung domestik dan mancanegara. Berikut ini range tiket yang ditawarkan untuk memasuki kawasan Museum Ullen Sentalu:

KeteranganHarga
Tiket dewasa pengunjung domestikRp 30.000,00
Tiket anak-anak (5 – 16 tahun) pengunjung domestikRp 25.000,00
Tiket dewasa pengunjung mancanegaraRp 50.000,00
Tiket anak-anak (5 – 16 tahun) pengunjung mancanegaraRp 30.000,00

Jadi bagaimana? dengan paparan diatas semoga saja apa yang anda cari sudah ketemu. Jika berkunjung ke museum ini, jangan lupa pergi bersama teman, karena suasana museum terlihat penuh misteri hehe.